BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, H. Amril, diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Bahrul Fahmi dalam memberikan sambutan pada peringatan Milad ke-32 MTsN 10 Tanah Datar, Rabu (15/04/2026).
Acara milad yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, komite, hingga para siswa.
Dalam sambutan tertulis Kakankemenag yang dibacakan oleh Bahrul Fahmi, disampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang MTsN 10 Tanah Datar yang telah memasuki usia ke-32 tahun. Usia tersebut dinilai sebagai fase kematangan dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan umat.
“Kita patut berefleksi, sejauh mana madrasah ini telah mewarnai pendidikan di Tanah Datar dan seberapa banyak kontribusi yang telah diberikan untuk umat,” demikian kutipan sambutan H. Amril.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepala madrasah, guru, serta seluruh tenaga kependidikan yang telah menunjukkan dedikasi melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas sehingga madrasah tetap eksis dan berkembang hingga saat ini.
Dalam menghadapi tantangan pendidikan di tahun 2026, Kakankemenag menekankan pentingnya transformasi digital di lingkungan madrasah, penguatan karakter berbasis moderasi beragama, serta inovasi dalam pembelajaran.
“Madrasah harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi informasi namun tetap berpijak pada nilai-nilai akhlakul karimah,” lanjutnya dalam kutipan sambutan.
Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menjadikan momentum milad sebagai pemacu semangat belajar dan pengembangan diri.
“Kalian adalah wajah dari MTsN 10 Tanah Datar. Jadilah generasi yang hebat, bermartabat, dan mendunia,” pesan H. Amril.
Mengakhiri sambutannya, secara resmi Milad ke-32 MTsN 10 Tanah Datar Tahun 2026 dinyatakan dibuka dengan harapan seluruh upaya dalam memajukan pendidikan madrasah senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Acara berlangsung meriah dan penuh semangat, menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh civitas madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan ke depan. (Dion).






