Sementara itu, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun H Muhammad Mahsun memaparkan, perlunya relokasi tempat pedagang sore tersebut, akan dikembalikan fungsinya sebagai fasilitas umum (Fasum) yaitu tempat parkir.
Dimana, pedagang sore tersebut pedagang yang pindahan dari Haji Arab sebanyak 18 pedagang dan 18 pedagang tambahan serta 46 pedagang sayuran dengan total 84 pedagang.
” Tujuannya baik, di blok D itu sudah ditata pedagang basah dan pedagang kering di blok D. Untuk akses jalan dan parkir sudah ada dan kita persilahkan jualan 24 jam,” tuturnya.
Dikatakan Mahsun, ada 36 pedagang basah seperti jualan ikan dan ayam akan dibangunkan lapak baru dengan skema pedagang membayar sebesar Rp 7 juta. Dengan konsekuensi akan dipotong untuk sewa lapak nantinya.
” Tadi ada salah satu pedagang yang menyebutkan ada dugaan sewa menyewa lapak diluar sepengetahuan pihaknya. Jadi, saya silahkan bapak-bapak kepolisian untuk menyelidiki hal tersebut, kepada siapa mereka sewa,” tegasnya.(*/rdi)





