Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy apresiasi kepada seluruh personel saat memimpin apel pagi di Lapangan Tri Brata, Senin, (30/3/26)./Dok.Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini.id/Ponco).
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Kepolisian Resor Semarang_Polda Jateng, menyatakan rangkaian pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dalam Operasi Ketupat Candi 2026 yang dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) resmi berakhir pada 29 Maret 2026.
Kepala Polres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel saat memimpin apel pagi di Lapangan Tri Brata, Senin, 30 Maret 2026. Ia menilai kinerja jajaran selama operasi berlangsung menunjukkan responsivitas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Atas nama pimpinan dan kesatuan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Polres Semarang yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik yang melintas untuk mudik, bersilaturahmi, maupun arus balik,” kata Ratna.
Menurut dia, kehadiran polisi yang cepat, tanggap, dan humanis menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman selama periode Lebaran. Ia menegaskan bahwa standar pelayanan tersebut merupakan harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ratna juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga personel yang telah mendukung tugas anggota di lapangan. Ia mengakui, selama perayaan Idul Fitri, banyak personel yang harus meninggalkan keluarga demi memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat.
Berdasarkan data kepolisian, arus kendaraan selama mudik Lebaran tahun ini tercatat cukup tinggi. Sebanyak 605.851 kendaraan memasuki wilayah Kabupaten Semarang melalui Tol Semarang–Solo. Sementara itu, pada arus balik, tercatat 451.764 kendaraan melintas menuju arah Kota Semarang dan Jakarta.
Dari sisi keselamatan lalu lintas, Polres Semarang mencatat adanya penurunan angka kecelakaan sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski tidak merinci jumlah kasus, Ratna menyebut tren penurunan ini sebagai indikator positif dari efektivitas pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama operasi.
Ia menambahkan, capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. Kepolisian, kata dia, berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Semarang,” ujar Ratna.(Jk_Zed/PH)





