Polres Semarang Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Antisipasi Musim Kemarau

Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id – Polres Semarang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Apel Catur Prasetya Polres Semarang, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Bacaan Lainnya

Apel dipimpin Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo dan diikuti jajaran Pejabat Utama Polres Semarang, para Kapolsek, personel Polres Semarang, personel Kodim 0714/Salatiga, Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satlinmas Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang mengatakan, apel tersebut merupakan bentuk komitmen bersama lintas instansi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla. Selain memastikan kesiapan personel, kegiatan itu juga bertujuan mengecek kelengkapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana agar siap digunakan sewaktu-waktu.

“Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Dampak Karhutla sangat kompleks, mulai dari kerusakan ekosistem, gangguan kesehatan akibat kabut asap, hingga memengaruhi aktivitas ekonomi. Karena itu diperlukan kesiapan seluruh personel dan sinergi semua pihak dalam melakukan langkah-langkah pencegahan secara maksimal,” ujar Heru.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memetakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, patroli terpadu bersama instansi terkait diminta terus ditingkatkan, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan.

Kapolres juga meminta seluruh personel tetap siaga dengan didukung kesiapan kendaraan operasional, peralatan pemadam, serta sarana komunikasi yang memadai. Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan harus dilakukan secara tegas, profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Sinergi antarinstansi harus terus diperkuat, namun keselamatan personel di lapangan juga harus menjadi prioritas.
Seluruh tindakan harus dilaksanakan sesuai prosedur dengan mengutamakan keamanan anggota,” katanya.

Usai apel, Kapolres bersama perwakilan instansi terkait melakukan pengecekan kendaraan operasional dan perlengkapan penanggulangan Karhutla untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai apabila terjadi keadaan darurat.

Heru menambahkan, sebelum apel dilaksanakan, Forkopimda Kabupaten Semarang telah menggelar rapat koordinasi guna menyamakan persepsi dan strategi menghadapi ancaman Karhutla selama musim kemarau.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta tidak meninggalkan api saat membakar sampah atau membersihkan lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api melalui layanan darurat Polri 110.

Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Polres Semarang berharap koordinasi antarinstansi semakin solid sehingga upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Semarang dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif guna menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.(Jk_Zed./PH)

Pos terkait