Suasana Lebaran Di Balik Tembok Rutan Batusangkar : Shalat Ied dan Penyerahan Remisi Idul Fitri 1447 H Kepada 78 Orang Narapidana.

Pemberian remisi hari raya idul fitri kepada narapidana di Rutan Batusangkar. (Foto Dion/jurnalterkini).
Pemberian remisi hari raya idul fitri kepada narapidana di Rutan Batusangkar. (Foto Dion/jurnalterkini).

BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Rutan Kelas IIB Batusangkar berlangsung penuh khidmat dan haru. Gema takbir berkumandang sejak malam takbiran hingga pagi hari 1 Syawal 1447 H, menggema di seluruh lingkungan Rutan dan menghadirkan nuansa Lebaran yang penuh makna bagi warga binaan, Sabtu (21/3/26).

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri digelar di Musholla At-Taubah Rutan Batusangkar, diikuti oleh seluruh warga binaan bersama petugas Rutan. Bertindak sebagai khatib, Ustadz Markos, S.H.I., menyampaikan khutbah yang sarat pesan keimanan, mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bacaan Lainnya

Shalat Idul Fitri yang dilaksanakan secara berjamaah ini menjadi momen penting bagi warga binaan, tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat kebersamaan di tengah keterbatasan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H kepada 78 orang Narapidana. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Remisi yang dibacakan langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Adryan Abbas.

Selanjutnya, Kepala Rutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan, secara simbolis menyerahkan Remisi kepada tiga orang perwakilan Narapidana, dengan besaran remisi masing-masing 15 hari, 1 bulan, dan 1 bulan 15 hari.

Pada kesempatan tersebut, Karutan Reza juga membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto terkait pemberian remisi khusus Idul Fitri 1447 H kepada Narapidana. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku yang baik serta aktif mengikuti program pembinaan.

Sebagai penutup, Karutan Reza Aulia Kurniawan, menyampaikan pesan kepada seluruh warga binaan agar menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal untuk terus memperbaiki diri.

“Remisi yang diberikan hari ini bukan hanya sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai Idul Fitri yang dirasakan hari ini dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari di dalam rutan maupun setelah kembali ke masyarakat. (Dion).

Total Views: 373

Pos terkait