Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra bersam Kapolsek Mranggen AKP. Kumaidi saat meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran di Pospam Mranggen Demak, Selasa, (10/3/26)./Dok.Foto.M_E.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Demak, Selasa, 10 Maret 2026. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, baik dari sisi personel, sarana prasarana, maupun sistem pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan pos serta koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh unsur pengamanan dapat bekerja secara terpadu selama periode libur Idulfitri.
Samelino mengatakan, Polres Demak mendirikan empat pos pengamanan untuk mendukung kelancaran operasi tersebut. Keempat pos itu berada di Pospam 01 Sayung, Pospam 02 Alun-Alun Demak, Pospam 03 Trengguli, dan Pospam 04 Mranggen. Pos-pos tersebut disiapkan sebagai pusat pelayanan sekaligus pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas di sekitar lokasi.
Menurut dia, Operasi Ketupat Candi merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran. Selain mengatur arus lalu lintas, petugas juga memberikan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan layanan informasi maupun pertolongan darurat.

“Selain mengamankan arus mudik dan arus balik, kami juga melakukan pengamanan pada sejumlah objek vital, seperti perbankan, pasar swalayan dan pasar tradisional, objek wisata religi, serta tempat wisata di wilayah Kabupaten Demak,” kata Samelino.
Ia menambahkan, pengamanan juga difokuskan pada malam takbir untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti perkelahian maupun tawuran antar kelompok.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Menurut dia, pada periode tersebut kerap terjadi peningkatan tindak kriminal.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, maupun aksi hipnotis atau gendam. Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap kemungkinan peredaran uang palsu saat melakukan transaksi menjelang Lebaran,” ujarnya.
Operasi Ketupat Candi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, BPBD, serta sejumlah instansi terkait.
“Kami berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” kata Samelino.(Munthohar_Ershi./PH)





