Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dalam Apel dukung program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah), di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Desa Cabean, Kecamatan Demak, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak. Selasa, (10/2/26)./Dok.Foto.M_E.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah), Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara Desa Cabean, Kecamatan Demak, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.
Kerja bakti dipimpin langsung Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra. Sebanyak 150 personel dikerahkan, melibatkan pejabat utama Polres Demak, personel dari berbagai satuan, seksi, hingga jajaran Polsek. Sejumlah petugas DLH Kabupaten Demak serta perangkat Desa Cabean turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Arrizal mengatakan, kerja bakti ini merupakan bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan. Menurut dia, Gerakan Indonesia ASRI merupakan upaya nyata pemerintah untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata secara berkelanjutan.
“Ini adalah dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah, khususnya Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” kata Arrizal.
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menekankan pentingnya gerakan tersebut sebagai agenda nasional. Presiden juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial di berbagai daerah.
Menurut Arrizal, hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028 jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan. Kondisi ini, kata dia, membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Kebersihan lingkungan harus dimulai dari institusi pemerintah dan dilakukan bersama-sama agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Cabean Ahmad Sholikin mengapresiasi kolaborasi antara Polres Demak dan DLH Kabupaten Demak. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat dan memberikan dampak positif bagi kesadaran masyarakat desa terhadap kebersihan lingkungan.
Pemerintah Desa Cabean, kata Ahmad, berkomitmen melanjutkan gerakan kebersihan melalui kegiatan gotong royong bersama warga secara berkelanjutan. “Gerakan ini akan kami jadikan agenda rutin desa agar kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus tumbuh,” katanya.(Munthohar_Ershi/PH)





