‎Jadi Paket Strategis Pemkab Natuna, Pembangunan Lanjutan SMPN 4 Ranai Darat Dimulai

Natuna, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melanjutkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 4 Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur.

‎Pekerjaan lanjutan tersebut saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Umar Wirahadi Kusuma, membenarkan kegiatan tersebut.

‎Umar mengatakan, pekerjaan lanjutan dilaksanakan oleh CV Mega Classic dengan nilai anggaran sebesar Rp1.562.771.000.

‎Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) bidang pendidikan.

‎Umar menjelaskan, pekerjaan lanjutan ini akan membuat bangunan SMP Negeri 4 Ranai Darat menjadi dua lantai.

‎Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sarana pendidikan yang dapat menunjang kebutuhan peserta didik di wilayah Bunguran Timur.

‎“Tujuan dilanjutkannya pembangunan SMPN 4 Bunguran Timur ini untuk pemerataan akses dan mutu pendidikan. Agar peserta didik tidak menumpuk di satu sekolah,” ujar Umar saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).

‎Menurutnya, pemerataan fasilitas pendidikan diperlukan untuk mendukung distribusi peserta didik sekaligus memberikan pilihan akses pendidikan yang lebih dekat bagi masyarakat.

‎Umar melanjutkan, pekerjaan lanjutan pembangunan SMP Negeri 4 Ranai Darat juga ditetapkan sebagai salah satu paket strategis daerah tahun 2026.

‎Umar mengatakan, salah satu pertimbangan kegiatan tersebut masuk dalam paket strategis adalah nilai anggarannya yang cukup besar serta menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera menyelesaikan pembangunan dan mengoperasionalkan sekolah tersebut.

‎“Nilai anggarannya lumayan besar dan menjadi fokus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera mengoperasionalkan sekolah tersebut,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, keberadaan sekolah tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah Bunguran Timur.

‎Menurut Umar, kesiapan sarana pendidikan perlu diperhatikan agar proses penerimaan murid baru dan penempatan peserta didik dapat berjalan lebih baik pada tahun-tahun berikutnya. (Ron)

Pos terkait