Potensi Konektivitas Logistik Antar-Pelabuhan
Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyatakan kekagumannya atas transformasi Batam dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai Batam adalah rujukan (benchmark) terbaik untuk pengembangan Kawasan Industri di Batu Bara, Sumatera Utara, terutama dalam hal efisiensi pelabuhan.
“Kami melihat perubahan Batam yang luar biasa. Kami ingin mendalami peluang kerja sama di sektor pelabuhan dan logistik. Kami berharap ke depan ada jalur distribusi barang pokok yang terkoneksi langsung antara pelabuhan di Batu Bara dengan pelabuhan internasional di Batam,” ungkap Baharuddin.
Kabupaten Batu Bara sendiri dikenal sebagai pusat industri pengolahan aluminium dan oleokimia di pesisir timur Sumatera. Dengan adanya konektivitas langsung, kedua daerah diharapkan dapat memperkuat rantai pasok logistik regional.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BP Batam, di antaranya Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, dan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Sudirman Saad.
Sesi diskusi diakhiri dengan komitmen kedua pihak untuk menjajaki kerja sama teknis terkait skema kemitraan pelayanan air dan pengelolaan kawasan industri. (*/rdi)
Baca juga: Melampaui Target, Realisasi Investasi Batam 2025 Tembus Rp69,3 Triliun





