Disampaikan juga wakil bupati Karimun penanaman bawang merah ini membutuhkan satu hektar lahan berukuran 20×20 disertai 17 bendengan.
“Mengenai bibit, kita mencoba satu hektar dengan 17 bendengan serta ukuran lahan 20×20. Alhamdulillah, ada anak-anak generasi muda mereka mau bertani dengan membuat satu komunitas kelompok,” lanjutnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Firdaus mengungkapkan Petani yang hebat bukan karena dia berkotor-kotoran tapi hasil itulah yang membuatnya menjadi sukses.
“Tentunya saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Karimun yang termuda juga mengapresiasi karena tidak banyak anak muda yang memang mau bekerja sebagai petani dan ini suatu langkah yang bagus bahwa apapun profesinya jika ingin bersungguh-sungguh pasti akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik,” ungkapnya.(edy)





