Polres Semarang Siagakan 381 Personel, Imbau Warga Rayakan Tahun Baru dengan Doa dan Tanpa Petasan

Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Polres Semarang menggelar apel kesiapan pengamanan malam pergantian tahun 2025–2026 di Lapangan Catur Prasetya Polres Semarang, Rabu, 31 Desember 2025. Apel tersebut menjadi penanda dimulainya operasi pengamanan terpadu untuk memastikan perayaan tahun baru berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Bacaan Lainnya

Apel dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si. Dalam amanatnya, Ratna menyampaikan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan melalui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, agar masyarakat tidak menyalakan kembang api maupun petasan saat perayaan tahun baru.

“Sesuai arahan Bapak Presiden melalui Bapak Kapolri, perayaan pergantian tahun kali ini diimbau tanpa kembang api dan petasan. Ini sebagai bentuk empati kita kepada saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah di sejumlah wilayah Indonesia,” kata Ratna.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Ratna mengimbau warga Kabupaten Semarang untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana dan bermakna. Salah satu bentuknya adalah doa bersama, baik di lingkungan keluarga maupun komunitas.

“Mari kita sambut tahun baru dengan cara yang lebih positif, salah satunya berdoa untuk keselamatan bangsa dan negara, untuk keluarga kita, serta untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Ratna juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Dialog, edukasi, dan imbauan secara santun harus menjadi langkah awal dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

Namun demikian, ia menekankan bahwa penindakan tetap akan dilakukan secara tegas dan profesional apabila ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat. Pelanggaran tersebut antara lain penggunaan petasan, konsumsi minuman keras, konvoi dan balap liar, serta gangguan ketertiban umum lainnya.

“Kita utamakan cara-cara humanis sesuai kearifan lokal. Tetapi jika masih ada yang membandel dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain, lakukan penindakan sesuai prosedur hukum. Tujuan kita bukan menghukum, melainkan melindungi masyarakat,” kata Ratna.

Dalam pengamanan malam tahun baru ini, Polres Semarang mengerahkan 381 personel. Pengamanan juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta relawan masyarakat. Personel disebar di sejumlah titik rawan keramaian, pusat aktivitas warga, jalur lalu lintas utama, objek wisata, dan lokasi peribadatan.

Selain itu, Polres Semarang membuka layanan pengaduan cepat melalui nomor darurat 110. Layanan ini disiapkan untuk menampung laporan masyarakat terkait potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditangani petugas di lapangan.

Melalui apel kesiapan tersebut, Polres Semarang berharap perayaan pergantian tahun 2025–2026 di wilayah Kabupaten Semarang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh empati, sejalan dengan semangat menjaga keselamatan bersama serta solidaritas terhadap sesama.(Jk_Zed/Hengky)

Total Views: 371

Pos terkait