Sedangkan, instruksi dari Kapolri dalam pergantian tahun tidak ada pesta kembang api maupun yang lainnya. Artinya, Pemda Karimun tetap mengikuti instruksi tersebut. Sehingga, dalam proses launcing pergantian tahun baru dilakukan secara sederhana.
Mulai dari penggalangan dana, kemudian memberikan kesempatan kepada anak-anak remaja diberikan kesempatan untuk tampil dalam launcing tersebut. Termasuk, fasilitas tidak ada tempat VVIP hanya seperti panggung rakyat dan berbaur bersama masyarakat.
” Nah, saat launcing nanti kita berikan ruang bagi anak-anak remaja yang memiliki bakat untuk tampi. Sambil menggalang dana dari masyarakat, walaupun Rp1000 per orang kalau ramai datang kan lumayan,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Iskandarsyah, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun agar dilaksanakan secara sederhana dan positif. Jangan berlebihan, mulai dari balap liar, ugal-ugalan anak muda dalam menggunakan motor roda dua dan sebagainya.
” Jangan lupa, bagi masyarakat yang pulang kampung agar dipastikan kontak listrik maupun pintu rumah benar-benar dikunci. Atau dititipkan kepada pihak TNI maupun kepolisian, mari kita sambut pergantian tahun secara sederhana,” pesannya.(*/rdi)






