Sejarah Pos Telekomunikasi Indonesia, bangkit setelah merebut PTT Jepang

Menkominfo Johnny G Plate (3 kiri) menghadiri upacara virtual Hari Bhakti Postel ke-75. Sejarah pos telekomunikasi Indonesia, bangkit setelah merebut PTT Jepang. (foto: Dok. Biro Humas Kemenkominfo)
Menkominfo Johnny G Plate (3 kiri) menghadiri upacara virtual Hari Bhakti Postel ke-75. Sejarah postel Indonesia, bangkit setelah merebut PTT Jepang. (foto: Dok. Biro Humas Kemenkominfo)

Transformasi Digital

Pada kesempatan itu, Menkominfo juga mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan informatika untuk mengembangkan inovasi dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Inovasi, kreasi, dan kontribusi kita bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan akselerasi transformasi digital Indonesia,” ujar Menteri Johnny sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenkominfo.

Bacaan Lainnya

Menteri Kominfo mengatakan, perjuangan membangun negara belum selesai. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh sivitas Kementerian Kominfo terus berinovasi dan berkarya untuk menyiapkan Indonesia yang siap menyambut Revolusi Industri 4.0.

“Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini, hampir seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat membutuhkan telekomunikasi dan infrastruktur yang mumpuni,” ajaknya.

Menteri Kominfo menyatakan sektor pos dan telekomunikasi memiliki peranan yang penting menjadi solusi yang menjembatani penanganan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

“Menyadari kebutuhan tersebut, Pemerintah pun hadir dengan agenda besar percepatan transformasi digital nasional yang harus diimplementasikan sesegera mungkin,” ujarnya. (red/siaran pers)

Baca juga: Askalsi beri penghargaan kepada Polres Karimun

Total Views: 276

Pos terkait