Karimun (Jurnal) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, memprioritaskan enam program untuk dilaksanakan pada tahun anggaran 2016.
Bupati Karimun Nurdin Basirun saat membuka Musrenbang di Balai Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, Kamis (19/3) mengatakan, enam prioritas pembangunan tersebut antara lain, pertama, percepatan pemerataan infrastruktur dan kawasan perbatasan dalam rangka peningkatan daya saing daerah.
Ketersediaan infrastruktur dalam mendukung pertumbuhan ekonomi maupun pelayanan masyarakat sudah meningkat dan merata, seperti Coastal Area, jalan industri, pengembangan ide besar untuk konektivitas Karimun dengan Pulau Sumatera, bahkan hingga daratan Asia.
“Tujuannya, peningkatan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas lingkungan. Saat ini panjang jalan di Karimun 1.066.525 meter, terdiri dari jalan aspal (hotmix), jalan semen dan jalan tanah. Jumlah dermaga yang telah dibangun 11 dermaga,” terang Nurdin.
Prioritas kedua, optimalisasi potensi dan sumber daya strategis daerah khususnya sektor pertanian, perikanan dan pertambangan berbasis kelestarian lingkungan.
Ketiga, pemerataan dan peningkatan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan penyediaan pelayanan dasar air bersih, sanitasi, listrik dan perumahan.
Keempat, peningkatan pemberdayaan masyarakat, perluasaan kesempatam kerja, pengentasan kemiskinan.
Kelima, peningkatan kualitas pelayanan publik.
Terakhir yang paling penting pengendalian dan pengawasan penyalahgunaan narkoba, penyakit remaja dan penyakit masyarakat serta memperkuat iman dan takwa, tutur Nurdin.
Hadir dalam Musrenbang itu anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Karimun, Kepala Bappeda Provinsi Kepri Drs Naharuddin, Ketua DPRD Karimun HM Asyura, Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun dr Yusrizal, Sekda TS Arif Fadillah, para kepala SKPD, para camat. (rdi)





