Sedekah Laut, tradisi nelayan bertahan di era digital

Sedekah Laut, tradisi nelayan bertahan di era digital. Seorang nelawan Kelompok Usaha Batu Tuan, Sawang Laut mempersiapkan sedekah laut, tradisi nelayan turun temurun. (foto: istimewa)
Sedekah Laut, tradisi nelayan bertahan di era digital. Seorang nelawan Kelompok Usaha Batu Tuan, Sawang Laut mempersiapkan sedekah laut, tradisi nelayan turun temurun. (foto: istimewa)
Berfoto bersama di sela doa bersama sedekah laut. (foto: istimewa)
Berfoto bersama di sela doa bersama sedekah laut. (foto: istimewa)


General Manager PT Timah Tbk Wilayah Kepri dan Riau Robertus Bambang Susilo beserta staf juga terlihat khidmat mengikuti rangkaian acara bersama Camat Kundur Barat Murnizam, Kepala UPTD Perikanan Kecamatan Kundur Elva, Bhabinsa Sawang Laut Yadi Mulyadi, Ketua KUB Batu Tuan Supiyanto, serta masyarakat nelayan Desa Sawang Laut.

Dalam kesempatan tersebut, GM Kepri dan Riau menyampaikan ungkapan kegembiraannya karena masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Timah tetap melestarikan adat budaya asli yang sudah turun tumurun agar dapat dikenal oleh generasi selanjutnya.

Bacaan Lainnya

PT Timah senantiasa mensupport kegiatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya apalagi menyangkut budaya kearifan lokal dan semoga kedepan kegiatan seperti ini dapat di eksplor lebih baik lagi sehingga dapat dijadikan agenda tahunan untuk menarik wisatawan.

Sementara itu, Supianto selaku ketua Nelayan KUB Batu Tuan Desa sawang Laut Kecamatan Kundur Barat mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran GM PT Timah Wilayah Kepri dan Riau yang berkesempatan mengikuti rangkaian sedekah laut.

“Terimakasih kepada PT Timah yang senantiasa mensupport setiap kegiatan masyarakat nelayan khususnya kelompok nelayan Batu Tuan serta nelayan di sekitar wilayah operasionalnya,” pungkasnya. (rdi/rilis)

Baca juga: Pilkada Karimun 2020, ini laporan awal dana kampanye pasangan Arah dan Bersinar

Total Views: 302

Pos terkait