“Setelah ini langkah kami pertama karena sampai tanggal 25 diminta sedikit tenang baliho harus dicabut, tentu kami akan konsolidasi dan kami juga ingin agar tidak salah aturan karena banyaknya perubahan aturan penyelenggara pemilu, sehingga kami akan berkoordinasi dengan KPU hingga Bawaslu seperti soal zonasi,” jelasnya. .
Terakhir, Iskandarsyah mengingatkan dalam pesta demokrasi yang digelar 9 desember tahun 2020 mendatang itu yang terpenting ialah menjaga keharmonisan, kedamaian serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Dalam pencegahan COVID-19 tersebut, Iskandarsyah mengaku pihaknya sangat berkomitmen untuk mematuhi protokol kesehatan.
“Kami sudah tanda tangani pakta integritas mengenai protokol kesehatan Kesehatan di KPU, kesehatan menjadi perhatian kita jangan sampai pilkada ini melanggar aturan berlaku seperti dalam pencegahan COVID-19,” tutupnya.
Diketahui, pasangan Iskandarsyah dan Anwar Abu Bakar dalam kontestasi Pilkada Karimun 2020 diusung oleh dua parpol di kursi parlemen yakni PKS dan PAN serta satu parpol non parlemen yaitu PPP.
Sedangkan, sang lawan yaitu pasangan petahana Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim diusung oleh tujuh parpol di kursi parlemen diantaranya PKB, Golkar, NasDem, Pdi-Perjuangan, Gerindra, Demokrat dan Hanura serta empat parpol non parlemen yaitu Gelora, PKPI, Perindo dan Berkarya. (yra)






