Lebih dari sekadar event wisata, Ardiwinata berharap Sea Eagle Boat Race dapat menjadi sarana pembinaan atlet lokal yang berpotensi membawa nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Pihak Disbudpar berencana mendaftarkan event ini sebagai salah satu event nasional ke depan.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan ini telah mendapat restu dari Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan DPRD Batam,” tambahnya.
Dukungan penuh datang dari jajaran pemerintahan dan masyarakat lokal. Sekretaris Camat Belakang Padang, Mexon, menyatakan kesiapan penuh kecamatan untuk menyukseskan acara.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Belakang Padang, Kisno, mengungkapkan antusiasme warga yang telah lama menantikan kembalinya event legendaris ini.
Sea Eagle Boat Race bukan hanya tentang adu cepat, tetapi juga tentang pelestarian budaya bahari dan penguatan identitas kawasan pesisir. “Ini juga tentang semangat gotong royong, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya bahari Batam,” ujar, berharap Belakang Padang semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan. (rdi)




