Bupati Solok: Media Harus Berani Kritik Kebijakan Pemerintah Daerah

Bupati Solok, Jon F Pandu saat berbicara di depan wartawan. (Foto Dion/jurnalterkini.id).
Bupati Solok, Jon F Pandu saat berbicara di depan wartawan. (Foto Dion/jurnalterkini.id).

KAB SOLOK, Jurnalterkini.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menegaskan pentingnya peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra kritis bagi Pemerintah Daerah dalam mengawal kebijakan publik. Menurutnya, kritik konstruktif dari insan pers merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun Kabupaten Solok yang lebih baik dan berpihak kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah juga perlu kritik dari awak media, jangan hanya yang baik-baiknya saja yang diberitakan,” ujar Bupati Jon Firman Pandu dalam acara Coffee Morning bersama puluhan awak media Kabupaten Solok, Kamis (23/10/2025), di Kantin Komplek Perkantoran Bupati Solok, Arosuka.

Bacaan Lainnya

Acara yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, Asisten III Eva Nasri, Kadis Kominfo Safriwal beserta jajaran, para kepala OPD, dan anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis.
Hadir pula para pimpinan organisasi wartawan seperti Ketua PWI Kabupaten Solok Welluril, S.E., Ketua FORWAS Riswan Jaya, S.H., Ketua MOI Wahyu Ega Yudistira, Ketua IJTS Miler Krisdoni, Ketua AWI Suwartoni, dan Ketua F-KWAS Roni Natase.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jon Firman Pandu menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan program dan capaian pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Solok.

“Percuma saja kita sudah berbuat jika masyarakat tidak tahu apa yang sudah dilakukan. Makanya, peran media sangat penting dalam menyampaikan program pembangunan pemerintah daerah melalui pemberitaan di medianya masing-masing,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah tugas utama pemerintah daerah.

“Pelayanan tidak boleh berkurang, justru harus semakin meningkat. Ini menjadi komitmen kita untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Bupati Jon Firman Pandu turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan serta program prioritas yang tengah dijalankan, termasuk Instruksi Presiden (Inpres) terkait jalan daerah, irigasi, serta bantuan presiden yang akan terus diupayakan untuk masuk ke Kabupaten Solok.

“Semua potensi bantuan pusat akan kita jemput sebanyak-banyaknya demi kemajuan Kabupaten Solok,” tegasnya.

Namun demikian, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah tengah menghadapi tantangan akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Sekitar 200 miliar rupiah anggaran pembangunan tidak masuk ke Kabupaten Solok akibat pemotongan dari pusat. Tapi ini tidak menghalangi semangat kita. Justru kita akan terus berupaya menyesuaikan pola kerja dan memperjuangkan program pembangunan agar sejalan dengan arah kebijakan nasional,” ujarnya.

Bupati Jon Firman Pandu juga mengajak insan pers untuk turut mengawasi kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat menyampaikan aspirasi masyarakat jika ada kebutuhan yang belum tersalurkan oleh dinas terkait. Media juga harus ikut mengawal dan mengawasi agar program kerja pemerintah berjalan sesuai rencana,” kata Bupati.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Solok Medison dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah berkontribusi dalam penyebaran informasi pembangunan daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mendukung kemajuan Kabupaten Solok melalui pemberitaan yang informatif dan berimbang,” ujar Medison.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kemitraan media, pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan baju seragam taktis wartawan mitra Pemkab Solok secara simbolis kepada para pimpinan organisasi wartawan.

“Media adalah mitra penting pemerintah. Tidak hanya menyuarakan keberhasilan, tapi juga mengingatkan jika ada yang perlu diperbaiki. Kritik yang membangun akan membuat kita semua menjadi lebih baik.” tutup Bupati.

Selain itu, Bupati Jon Firman Pandu juga menyerahkan Sertifikat Layak Higienis Sanitasi kepada perwakilan dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) program MBG yang ada di Kabupaten Solok.

Acara Coffee Morning ini diakhiri dengan sesi diskusi terbuka antara Bupati, pejabat daerah, dan awak media yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. (Asra).

Total Views: 588

Pos terkait