TEGAL, Jurnalterkini.id – Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal, menerima kunjungan kerja FKUB Kabupaten Sleman, Jawa Tengah, Jumat (24/10) di Rumah Makan Dapoer Tempoe Doeloe, Jalan Abdul Syukur, Margadana, Kota Tegal.
Rombongan tim kunjungan kerja dari FKUB Kabupaten Sleman yang juga diikuti Ketua Kemenag dan Ketua Kesbangpol Kabupaten Sleman diterima oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, beserta FKUB Kota Tegal, Ketua Kemenag dan Ketua Kesbangpol Kota Tegal.
Ketua FKUB Kabupaten Sleman, Yuliani Ongko, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan studi tiru terhadap kiat-kiat sukses FKUB Kota Tegal dalam membangun kerukunan umat beragama.
“Kami ingin belajar langsung dari praktik baik FKUB Kota Tegal yang berhasil menjaga keharmonisan antarumat beragama,” ujarnya.
Ketua FKUB Kota Tegal Ahmad Firdaus Muhtadi dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa hubungan FKUB dengan para pemimpin agama di Kota Tegal sangat erat, begitu juga dengan pemerintah daerah.
“Kunci dari kesuksesan ini adalah kerja sama yang solid antara pemerintah, FKUB, dan para tokoh agama,” ujarnya.
Firdaus juga menambahkan bahwa salah satu bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota Tegal dalam menjaga kerukunan adalah melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kerukunan Umat Beragama, serta adanya seksi kerukunan umat beragama dalam struktur RT sebagai wujud penguatan solidaritas hingga tingkat masyarakat paling bawah.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa Kota Tegal memang tidak sebesar Kabupaten Sleman, yang memiliki jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa.
“Jumlah penduduk Kota Tegal sekitar 300 ribu jiwa, dengan komposisi umat Islam mencapai 96 persen. Namun, seluruh umat beragama hidup berdampingan secara harmonis, saling menghormati, dan menjaga nilai-nilai toleransi,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap kegiatan keagamaan di Kota Tegal selalu melibatkan seluruh agama tanpa terkecuali.
“Pemerintah Kota Tegal memastikan bahwa semua umat beragama memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk ikut berperan dalam menjaga dan mempererat persaudaraan,” imbuhnya
Wali Kota berharap kunjungan FKUB Kabupaten Sleman ini menjadi ajang saling belajar dan memperkuat kerja sama lintas daerah.
“Dari Tegal, kami ingin menunjukkan bahwa kerukunan bisa tumbuh kuat ketika semua agama bersatu dalam satu tim besar superteam kerukunan,” terang Dedy Yon.
Sementara itu, Firdaus Muhtadi, usai acara mengatakan kepada awak media nantinya akan melaksanakan kunjungan balik ke Kabupaten Sleman, karena di Kabupaten Sleman sangat menarik, yang menjadi Ketua FKUB justru dari penganut agama minoritas.
Reporter : Supriyadi





