KAB LIMA PULUH KOTA, Jurnalterkini.id — Berdasarkan Program Pemerintah di bidang pendidikan, Saat ini adanya perubahan Kurikulum nasional melalui Penerapan Pembelajaran Mendalam (PM).Ada beberapa sekolah mendapatkan BOS KINERJA Untuk penguatan melalui pelatihan PM, Kriteria Sekolah yang memperoleh BOS KINERJA Sesuai dengan nilai rapor pendidkan yang baik.
Pelatihan PM Sendiri melalui 3 tahapan yaitu ;
1. IN 1
2. OJT
3. IN 2
Pada tahap IN 1 dan IN 2 kegiatan melalui tatap muka (lebih kurang 5 hari), sedangkan On The Job Training (OJT) penerapan di lapangan/satuan pendidikan masing masing, untuk OJT di tunjuk sekolah model sebagai percontohan penerapan hasil pelatihan tersebut.
SMA N 1 Harau di tunjuk sebagai penyelenggara OJT tahap 1, yang di laksanakan pada hari Senin, 13 oktober 2025, kegiatan ini bertempat di aula SMA N 1 Harau, dengan melibatkan seluruh Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA se kabupaten 50 kota wilayah kecamatan Harau, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Paangkalan dan Kecamatan kapur IX dan di pandu oleh Fasilitator Nasional, Drs.Asricum, M, Mpd.
Kepala SMA N 1 Harau, Eli Marlina, S.Pd, MM, Saat di temui di kantor nya menjelaskan, OJT Ini bertujuan untuk memantau dan melihat langsung penerapan pembelajaran mendalam di lapangan, kami bersama para guru sudah mulai menyelaraskan visi dann misi sekolah sesuai dengan konsep pembelajaran mendalam.
“harapan kami, pembelajaran mendalam ini bukan hanya sekedar pendekatan dalam proses belajar mengajar, tetapi juga melahirkan generasi yang hebat, berkarakter kuat, dan mampu bersaing di dunia internasional di kemudian hari” harapnya.
Menurut Marlina, setelah tahap pertama akan melanjutkan OJT tahap kedua, untuk mengevaluasi sejauh mana proses penerapan pembelajaran mendalam yang telah di laksanakan.
Dengan kegiatan pembelajaran mendalam ini nantinya akan mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah, serta menghubungkan pengetahuan dengan konteks nyata dan berbagai disiplin ilmu. (Diona).






