Masalah sampah seakan tidak akan pernah habisnya, pasalnya sampah merupakan salah satu pemicu terjadinya bencana banjir dan mengakibatkan lingkungan tidak sehat. Kalau di selokan dan disungai telah menumpuk sampah-sampah dan menyumbat kelancaran jalan air, itu mengakibatkan air meluap kejalan dan jelas mengakibatkan banjir dan lingkungan tidak sehat.
Begitu yang diungkapkan Lurah Selatpanjang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Riau Juwita Ratna Sari saat membuat tong sampah bersama warga di Jalan Belut RT 02 RW 03 Kelurahan Selatpanjang Barat, Senin (19/1/2014) pagi.
“Sebagai Lurah yang baru di Selatpanjang Barat ini, saya sangat merasa prihatin dengan keadaan sampah, yang menumpuk di sungai dan selokan karena kesadaran masyarakat kita sangat kurang untuk menciptakan lingkungan bersih, ditambah lagi minimnya tong sampah. Untuk itu saya akan upayakan sebisa saya untuk membuat tong sampah dengan cara suadaya di titik-titik tertentu yang biasa dijadikan warga di sekitar sini membuang sampah dengan sembarangan,” tegas Juwita.
Ditambahkan wanita muda yang energik pekerja keras itu, untuk merubah pola pikir warga kita untuk sadar akan kebersihan lingkungan saya dan RT-RT di wilayah ini, “Saya akan terjun langsung melakukan tindakan dengan mengangkat dan membersihkan sampah-sampah dan sekaligus bergotong royong membuat tong sampah,” lanjut Juwita sambil mengagnkat sampah untuk dimasukkan ke gerobak.
Dan di sela-sela memungut sampah yang berada di selokan juwita mengharapkan kepada warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Saya berharap mulai dari sekarang kita semua sadar akan kebersihan lingkungan itu sangat diperlukan,untuk itu saya mohon sampah-sampah jangan lagi dibuang sembarangan,ini sudah dibuat tong sampah. Dari papan nanti, dan nanti saya akan ke Dinas Kebersihan meminta supaya alat pengangkut sampah dari dinas terkait bisa mengambil sampah di tong sampah yang kita buat ini,” tutup Juwita. (Isk)





