Lomba mancing ini juga merupakan kelanjutan dari program konservasi:
Rumpon Buatan: Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program penenggelaman rumpon yang dilakukan bersama PT Timah. Rumpon tersebut ditempatkan di sekitar talud dan tengah laut untuk menciptakan spot potensial bagi para pemancing dan nelayan.
Optimalisasi Talud: Pihak nelayan memanfaatkan potensi talud yang dibangun pemerintah, yang menciptakan karang-karang kecil alami sebagai spot memancing yang menarik minat pengunjung.
Okrodi berharap kolaborasi ini dapat berlanjut: “Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang selalu hadir mendukung kegiatan masyarakat nelayan. Kolaborasi seperti ini sangat kami butuhkan agar program pemerintah dan perusahaan bisa berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat pesisir.” (*/ms)
Baca juga: Modal dari PT Timah Kerek Omzet UMKM “Dapuk Nyamen Apri” di Bangka, Lestarikan Sambal Lingkung





