Rencana Pengaktifan Kegiatan STS: Bupati Karimun Tekankan Sinergi Demi Ciptakan Rasa Aman dan Peluang Rezeki

Bupati Karimun Iskandarsyah memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan Ship-to-Ship (STS) area labuh Tanjung Balai Karimun dalam forum diskusi di rumah dinasnya, Kamis (9/10/2025). (Dokumentasi pribadi)
Bupati Karimun Iskandarsyah memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan Ship-to-Ship (STS) area labuh Tanjung Balai Karimun dalam forum diskusi di rumah dinasnya, Kamis (9/10/2025). (Dokumentasi pribadi)

Untuk memastikan kepentingan semua pihak terakomodasi, Pemkab memutuskan beberapa langkah strategis:

Pembentukan Tim Khusus: Tim ini dibentuk untuk mendetailkan formula bantuan, CSR, dan mekanisme penyesuaian bagi masyarakat terdampak, khususnya nelayan.

Bacaan Lainnya

Peluang Bisnis Baru: Pemkab dan Pelindo sepakat membuka peluang bisnis turunan, memungkinkan masyarakat pesisir terlibat dalam suplai makanan (catering), pasokan air bersih, hingga layanan tank cleaning.

Penataan Regulasi: Pemkab telah menata regulasi tata ruang yang diperlukan untuk penetapan lokasi Labuh Jangkar.

Hentikan Perdebatan Konsesi

Bupati meminta semua pihak menghentikan perdebatan mengenai kewenangan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan porsi masing-masing: Pelindo sebagai pelaksana, KSOP sebagai regulator, dan Pemkab Karimun (melalui BUP) sebagai pihak yang bertanggung jawab menciptakan rasa aman dan kondusif.

“Hentikan perdebatan terkait konsesi kewenangan siapa yang mengurus STS ini, pemerintah pusat sudah menetapkan porsinya masing-masing,” tutup Bupati. (rdi)

Total Views: 1193

Pos terkait