Masih kata Soerjadi lagi, begitu juga sisa makanan yang disekolah hasilnya sama yang mana bakteri escherichia coli dan coliform umumnya muncul disebabkan penggunaan air yang terkontaminasi. Sedangkan staphylococcus biasanya berasal dari higienitas yang kurang maksimal.
” Kita (Dinkes Karimun) hasil lab dari BTKL Batam yang keluar pada hari Rabu (1/10/2025) malam sudah disampaikan ke Kepala SPPG Sungai Lakam 1, Meciridayani,” katanya.
Sementara ditanya, setelah keluar hasil lab dari BTKL Batam. Apakah, dapur SPPG Rezeki Karimun sudah dapat beroperasi. Ia mengungkapkan, untuk beroperasi atau tidak terhadap dapur SPPG Rezeki Karimun pihaknya tidak ada kewenangan.
” Itu kewenangannya Badan Gizi Nasional (BGN). Apakah, bisa beroperasi kembali atau tidak setelah hasil uji lab dari BTKL Batam,” jawabnya singkat.(*/red)






