
Ia melanjutkan agar masyarakat tidak panik karena pemerintah hadir untuk rakyat Indonesia serta ucapan terima kasih kepada presiden Indonesia launching gerakan pasar murah se Indonesia.
“Kami dari Kabupaten Karimun daerah perbatasan negara Singapura dan Malaysia juga mengucapkan terima kasih. Untuk stok beras di Karimun, beras premium SPHP itu cukup, bahkan untuk zona Batam dan Karimun ada sekitar 3 ribu Ton. Untuk beras medium, selama 6 bulan kita tidak ada masalah, kemudian beras premium dari Jakarta memang terbatas sekali, jangankan kita di Karimun di daerah Jawa pun terbatas, karena kita tahu ada persoalan dengan beras oplosan,” ungkap Iskandarsyah.
Di informasikan mengenai beras premium di Karimun akan masuk 250 Ton dan dari Jakarta akan masuk 60 Ton beras di akhir Agustus nanti.
“Tapi Alhamdulillah khusus untuk Karimun kita sudah menangani bersama TNI/POLRI dan Bulog sekarang sudah ada 250 Ton beras premium dan dari Jakarta juga akan masuk diakhir Agustus ini sekitar 60 Ton. Semuanya sedang kita siapkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Meral AKP Adi Candra mengungkapkan POLRI bersama TNI hadir dalam mengamankan pasar murah agar kebutuhan yang masyarakat inginkan dapat terpenuhi dan kegiatan berjalan dengan tertib serta aman.
“Gerakan pangan murah untuk se kecamatan di Kabupaten Karimun Polres Karimun melaksanakan di dua titik, di polres Karimun dan di kantor camat Meral,” ungkap Kapolsek Meral.
Disamping itu, Pasiter Kodim 0317/TBK Kapten Inf Tatang mengatakan TNI/POLRI juga turut mengadakan gerakan pangan murah sampai bulan Desember nantinya yang diadakan di beberapa titik lokasi setiap hari.
“Saya menambahkan dari Kodim, TNI/POLRI selain untuk mengamankan pasar murah setiap hari kita melaksanakan GPM (Gerakan Pangan Murah) sampai dengan bulan Desember mendatang. GPM ini dilaksanakan di beberapa titik setiap harinya, di Kodim, Tebing, GOR, Pasar Maimun dan lainnya,” tutupnya.(edy)






