Kenapa demikian, lanjut Ing lagi kebutuhan listrik di pulau Karimun ini setiap tahunnya meningkat yang rata-rata naik 2 MW. Sehingga, apabila kedua pembangkit listrik swasta tersebut dapat beroperasi pada tahun ini. Dapat teratasi kebutuhan listrik, baik itu untuk pelaku usaha, industri, perumahan maupun masyarakat.
” Kemarin, pihak PLN akan menambah mesin baru lagi. Untuk kebutuhan listrik di Karimun, itupun tidak bisa kita harapkanlah. Sekali lagi, pembangkit listrik swastalah yang menjadi solusi terbaik untuk kebutuhan listrik di sinim,” tegasnya.
Sementara itu Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa pihaknya akan menambah mesin PLTD dengan daya listrik kurang lebih 6 MW. Dimana, saat ini daya listrik yang dimiliki PLN mencapai 35 MW.
” Insyallah, dalam proses pengurusan mesin PLTD. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi, penambahan daya listrik di pulau Karimun ini,” jawabnya.(*)





