Polres Demak Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Wujud Nyata Komitmen Polri Jaga Ketahanan Nasional

Demak, jurnalterkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Demak meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri 2025 sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dibuka dalam acara kick off nasional yang digelar serentak secara virtual bersama Mabes Polri, Kamis, 14 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Mapolsek Wedung, peluncuran GPM dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, serta Dandim 0716/Demak Letkol Arm Doni Romansah. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pejabat utama Polres Demak turut hadir dalam kegiatan ini.

Program pangan murah ini dirancang sebagai strategi pengendalian inflasi dan stabilisasi harga, terutama menjelang momen-momen penting nasional yang kerap diwarnai lonjakan kebutuhan pokok.

“Polri berkomitmen penuh agar Gerakan Pangan Murah ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha dalam sambutannya. “Program ini menjadi langkah konkret Polri dalam menjaga stabilitas pasokan serta mendukung ketahanan pangan di tengah dinamika ekonomi.”

Bazar Pangan, Sinergi Polri dan Bulog
Seiring dengan peluncuran program, Polres Demak juga menggelar bazar pangan murah yang menjual beras kualitas premium dengan harga terjangkau. Dalam kerja sama bersama Bulog, beras jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual seharga Rp11.500 per kilogram, atau Rp57.500 per kemasan 5 kilogram

Bazar ini berlangsung sejak 11 hingga 20 Agustus 2025 di berbagai titik di Kabupaten Demak. Masyarakat menyambut positif inisiatif ini. Antrean warga terlihat sejak pagi hari di lokasi kegiatan.

Sari Dewi Murni (50), warga Desa Bungo, Kecamatan Wedung, menyampaikan apresiasinya atas langkah Polri menghadirkan pangan terjangkau.

“Kami sangat terbantu. Harga di sini jauh lebih murah dari pasar. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung,” ujar Sari kepada wartawan.

Strategi Lintas Sektoral
Dalam forum koordinasi yang digelar seusai peluncuran, dibahas pula strategi implementasi program di wilayah Demak. Koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah, TNI, dan Bulog menjadi sorotan utama agar distribusi pangan murah tepat sasaran.

Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi dalam menjaga daya beli masyarakat. “Polri telah mengambil langkah penting yang perlu kita dukung bersama,” ujarnya.

Program GPM Polri 2025 menjadi bagian dari agenda nasional yang diluncurkan oleh Mabes Polri dan dijalankan oleh jajaran Polres di seluruh Indonesia. Fokus utama program ini adalah menekan gejolak harga kebutuhan pokok dan memperkuat cadangan pangan lokal, terutama di wilayah-wilayah dengan risiko kerentanan ekonomi tinggi.(M_E./PH)

Total Views: 420

Pos terkait