

Dimana, narasumber yang dihadirkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Karimun, MUI Karimun, Disnaker bidang industri Karimun, Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun. Selain diberikan pelatihan keamanan pangan, juga dibantu pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), kemudian pembuatan Pangan Indutri Rumah Tangga (PIRT).
” Nah, peserta pelatihan langsung mendapatkan sertifikat Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) dari Dinkes Karimun,” ungkapnya.
Masih kata Franky lagi, diakhir pelatihan peserta wajib mengikuti tes secara tertulis terhadap produk yang dibikin oleh pelaku UMKM. Sehingga, hasil tes tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat PKP dari Dinkes Karimun. Dan, bisa sebagai syarat PKP untuk salah satu pengurus PIRT.
” Cukup antusias para pelaku UMKM yang rata-rata pemula. Jadi, adminitrasi perizinan dibantu pembuatannya. Termasuk, pembuatan rekening bank dan sebagainya,” ucanya.
Sementara itu salah satu peserta Putri Suryani dengan produk makanan khas melayu yang mengucakan terimakasih atas diberikan kesempatan mengikuti pelatihan yang diadakan RB Karimun. Sebab, baru kali pertama pelatihan UMKM yang benar-benar tepat sasaran.
” Alhamdulillah, kita mendapat ilmu dan paling penting proses administrasi perizinan dibantu hingga selesai. Jadi, bisa usaha saya mempunyai legalitas,” singkatnya.(*/red)





