Musi Rawas, JurnalTerkini.id – Sebuah peristiwa penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, pada Senin (11/8/2025) sore, yang menyebabkan seorang pemuda, Kadarta Reza (30), mengalami luka tusuk parah di bagian tubuhnya. Peristiwa tersebut terjadi di kediaman terduga pelaku, AT (43), yang diduga melakukan penusukan akibat ketidakpuasan pribadi terkait hubungan antara korban dengan anak kandung pelaku.
Pada pukul 17.30 WIB, korban yang diketahui beralamat di Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, mendatangi rumah pelaku di Dusun IV, Desa Petunang, untuk bertemu dengan anak pelaku yang menjalin hubungan dengan korban. Kedatangan korban berkenaan dengan niat untuk mempertanggungjawabkan hubungan tersebut. Namun, pelaku yang merasa tidak puas dengan hubungan yang terjadi dan mengetahui bahwa korban sudah beristri, langsung melancarkan aksi kekerasan.
Tanpa peringatan, pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang disembunyikan di pinggangnya dan langsung menusukkan senjata tajam tersebut ke tubuh korban. Korban mendapatkan lima luka tusuk; satu di bagian bahu kanan dan empat lainnya di bagian punggung kiri. Berusaha melarikan diri, korban akhirnya ditemukan di kebun belakang rumah warga oleh seorang saksi, Nusan (64), yang kemudian membawa korban ke RS Sobirin Muara Beliti.
Dari hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), pihak Kepolisian Polsek Muara Kelingi berhasil mengamankan sejumlah barang milik korban, yang ditemukan di rumah Kepala Desa Petunang, Sakudri. Barang yang diamankan terdiri dari:
- 1 unit sepeda motor Honda ADV warna merah-hitam dengan nomor polisi BG 4221 HAF.
- 1 tas selempang warna krem berisi HP Samsung, buku rekening, surat perjanjian, surat dari diduga istri korban, dan uang tunai sejumlah Rp 1.591.000.
Setelah menerima laporan, Kapolsek Muara Kelingi, Iptu M Nur Hendra SH MH, beserta Unit Reskrim langsung bergerak cepat untuk melakukan pengecekan kondisi korban, yang saat ini berada di ruang ICU RS Sobirin Muara Beliti. Pihak kepolisian juga sudah memulai upaya pengejaran terhadap pelaku yang diketahui melarikan diri setelah melakukan penusukan.







