Karimun, JurnalTerkini.id – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menanggapi tentang sidak yang telah dilakukan Bupati Karimun Ing Iskandarsyah di RSUD Tanjungbatu Kecamatan Kundur, Minggu (20/04/2025) lalu.
Rocky menyebutkan sidak ini bertujuan untuk memperhatikan hal-hal yang harus diperbaiki dan dirapikan.
“Sidak ini terkait banyak hal yang menjadi perhatian dan untuk kita rapikan disana. Untuk pelayanan memang sangat minim seperti yang diresahkan oleh masyarakat dan kita akan berusaha memperbaiki itu semua,” ujar Rocky usai meresmikan Kedai Kopi Abu Dafi, Senin (21/05/2025).
Dia juga menyampaikan mengenai penambahan gedung yang telah diajukan untuk menggunakan APBN namun belum diterima.
“Ada beberapa kegiatan itu harapannya tentu APBN namun pada tahun 2024 proposal itu belum dapat diterima,” ungkap Rocky.
Ia berharap pada 2025 sudah akan kembali mengajukan dan di 2026 dapat terealisasi.
“Kami berharap tahun 2025 ini dapat diajukan lagi proses tersebut dan pada tahun 2026 dana APBN dapat membantu untuk melengkapi fasilitas seperti alat-alat kesehatan serta bangunan di RSUD Tanjungbatu,” harap Rocky.
Ditanya mengenai kekosongan dokter di RSUD Tanjungbatu, Rocky menanggapi bahwa telah menggeser beberapa dokter dari puskesmas untuk mengisi kekosongan yang ada di RSUD Tanjungbatu untuk sementara waktu.
“Kedepannya kita memerlukan dokter spesialis disana seperti dokter spesialis penyakit dalam dan untuk operasi bedah. RSUD Tanjungbatu itu terlalu cepat, sehingga prosedurnya mirip dengan puskesmas dan saya lihat berbagai macam keluh kesah masyarakat karena ekspetasi mereka terhadap RSUD tentu memiliki pelayanan yang luar biasa,” ujar Rocky.
Menurutnya peningkatan SDM di RSUD Tanjungbatu harus disertai dengan peningkatan fasilitas sehingga dapat berjalan dengan lancar. (edy)





