Rapat rembuk Dinpermades P2KB bersama Konforpimcam Mranggen dan pihak terkait guna penurunan angka stunting di ruang kantor kecamatan Mranggen.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Mranggen bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa P2KB (Dinpermades) P2KB Kabupaten Demak mengadakan pertemuan dengan pihak Puskesmas dan desa pada Rabu (5/3/25) di ruang pertemuan Kecamatan Mranggen. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya mewujudkan Zero New Stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di setiap desa.
Hadir dalam pertemuan ini antara lain Kepala Dinpermades Taufik Rifai diwakili Kasubag Pemerintahan Dinpermades P2 KB Sumitro, Plt. Camat Mranggen Ali Mahbub, Danramil Mranggen Kapten Inf. Tulodo, Wakapolsek Mranggen Iptu Bambang Suhartoyo, Kepala Puskesmas 1 dr. Rokhis Saidah, Kepala Puskesmas 2 dr. Kartika Indrawati, Kepala Puskesmas 3 dr. Bimo Suntoyo, Kakorwil Dikbud Sunarto, Kepala KUA Nur Ali, Koordinator Lapangangan Balai Penyuluhan KB Kec.Mranggen kumaeroh sebagai moderator serta Kepala Desa Kebonbatur Fatoni. Turut hadir juga koordinator bidan 3 Puskesmas Kecamatan Mranggen.
Dalam pertemuan ini, Kasubag Pemerintahan Dinpermades P2 KB, Sumitro, menegaskan bahwa program GENTING harus dijalankan secara maksimal untuk menekan angka stunting. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian dari berbagai pihak sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Plt. Camat Mranggen, Ali Mahbub, juga selaku Ketua TPPS ( Tim Percepatan Penurunan Stunting ) menambahkan bahwa sinergi antara pihak terkait, koordinator bidan, dan Kepala Puskesmas, Koordinator Pendidikan sangat diperlukan guna mencapai target Zero New Stunting di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Puskesmas 1, dr. Rokhis Saidah, menyoroti pentingnya optimalisasi pemberdayaan bidan desa dalam menekan angka stunting. Kepala Puskesmas 2, dr. Kartika Indrawati, menekankan perlunya perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup ibu hamil sejak dini. Kepala Puskesmas 3, dr. Bimo Suntoyo, menegaskan bahwa semua program harus disosialisasikan dan dijalankan agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kepala KUA Mranggen, Nur Ali, menambahkan bahwa Puskesmas perlu melakukan seleksi ketat terhadap calon pengantin guna memastikan kesiapan mereka dalam membangun rumah tangga, sehingga kesehatan ibu hamil dapat terpantau sejak awal.
Kakorwil Dikbud, Sunarto, juga menyoroti pentingnya pemberian vitamin dilaksanakan langsung di minum di sekolahan kepada siswa siswi SD/MI di sekolah memberdayakan guru guna mewujudkan generasi yang sehat dan bebas dari stunting.
Melalui pertemuan ini, diharapkan program GENTING dapat berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mencegah serta menekan angka stunting di Kecamatan Mranggen.(PH)






