Pemdes Harjosari Kidul Beserta BPD Jawab Tudingan Warga Terkait Aset Desa

Foto bersama warga Desa Harjosari Kidul usai mendesak Kepala Desa untuk menjelaskan aset Desa, di Kantor Desa Harjosari Kidul, Senin 03/03/2025. (Foto: Jurnalterkini.id)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Warga desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal berduyun-duyun mendatangi Kantor Kepala Desa, pada Senin (03/03/2025).

Kedatangannya warga ke kantor Kepala desa karena sebagai warga harjosari kidul merasa prihatin dengan adanya beredar berita di media sosial terkait adanya dugaan korupsi yang dilakukan kepala desa Harjosari Kidul.

Sunitah selaku Kepala Desa Harjosari Kidul didampingi BPD menyambut dengan baik kedatangan warganya.

Carikin salah satu tokoh masyarakat memohon kepada Kades Harjosari Kidul untuk memberikan keterangan atas beredarnya kabar di media sosial, tentang aset desa yang seharusnya masuk dalam APBDES namun hal tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi Kades.

“Kami minta kades untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait pemberitaan adanya dugaan korupsi di Pemerintahan Harjosari Kidul, Kami sebagai warga Harjosari Kidul sungguh prihatin, Kami malu adanya kejadian seperti itu,” ujar Carikin penuh dengan keprihatinan.


Sunitah ahirnya memenuhi desakan warganya, di jelaskan sunitah bahwa kabar dirinya menggunakan aset desa untuk kepentingan pribadinya itu sama sekali tidak benar, Sunitah menjelaskan didepan warganya bahwa hasil sewa aset desa tersebut digunakan untuk kepentingan sosial.

“Apa yang dikatakan mereka menuding saya mengunakan hasil sewa aset desa dan menuntut saya mundur dari jabatan kades itu sama sekali tidak bener, saya sudah menggunakan hasil PAD tersebut sesuai dengan undang2, untuk lebih detail dan ricinya biar nanti BPD yang menjelaskan,” ungkap Sunitah dihadapan warganya.

Sementara Junaedi selaku Sekretaris BPD Harjosari Kidul juga senada dengan Kepala Desa, Junaedi menjelaskan secara rinci dihadapan warga, bahwa memang penghasilan aset Desa seluruhnya digunakan untuk keperluan sosial, seperti pembangunan tempat ibadah, pemberian tali asih kepada perangkat yang telah purna, adapun yang tidak tertera telah digunakan untuk uang makan perangkat, dan bingkisan untuk seluruh RT/RW jelang hari raya.

Setelah mendapat penjelasan dari pihak pemerintah Desa warga merasa puas, warga juga berharap kepada Kepala Desa untuk kedepannya urusan Administrasi Desa agar lebih berhati-hati agar jangan timbul fitnah dari masyarakat.

Kedatangan masyarakat peduli Harjosari Kidul juga sedikit mengundang pihak keamanan setempat, sehingga kehadirannya masyarakat tersebut disaksikan Tim keamanan dari TNI dan Polri.

Usai menemui warga, Sekretaris BPD Harjosari Kidul Junaedi memberikan keterangan kepada awak media, bahwa Demo yang dilakukan oleh warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Harjosari Kidul itu tuduhan sepihak, dan mereka memaksa BPD untuk menyurati kepada Bupati Tegal lewat inspektorat.

“Ketika mereka Demo saya sama sekali tidak diberi kesempatan berbicara untuk menjelaskan,” Pungkas Junaedi. (Yadi)

Total Views: 419

Pos terkait