Kebijakan “Ugal-ugalan” Bikin “Gerah”
Dalam demo pada Kamis, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sempat beraudiensi dengan para pedemo dan berjanji pemerintah akan mempelajari tuntutan mahasiswa.
Namun pada demo Jumat di Patung Kuda, Jakarta Pusat, tak terlihat ada pejabat kabinet Presiden Prabowo Subianto yang menemui para pedemo.
“Kami tidak mau melihat kesejahteraan rakyat Indonesia makin terdampak hanya karena kebijakan yang asal-asalan,” ujar Amanda, salah satu pendemo yang mengaku rela cuti demi ikut demo.
Perempuan yang bekerja sebagai konsultan tersebut mengaku “gerah” dengan kebijakan efisiensi anggaran, yang menurutnya “tak dilakukan dengan kajian menyeluruh, dan justru berdampak pada pemotongan anggaran untuk pemberian layanan” bagi masyarakat.
Sependapat, Aryo, pendemo yang bekerja di bidang riset, melihat banyak kebijakan-kebijakan yang dinilainya “tak masuk akal” yang dibuat berdasarkan “cek ombak”.
“Saya sudah marah dengan kondisi negara kita yang dijalankan secara ugal-ugalan,” seru Aryo.





