Karimun, JurnalTerkini.id – Saat ini pelanggan PLN ULP Tanjungbalai Karimun mencapai 52.853 pelanggan yang menggunakan daya listrik dari 2 Ampere hingga 10 Ampere. Dari 52.853 pelanggan PLN yang menggunakan pra bayar atau token mencapai 23.086 pelanggan.
“Untuk pelanggan pra bayar, sudah banyak yang memanfaatkan pembelian pulsa listrik atau token sejak tanggal 1 Januari 2025 lalu. Sedangkan, pelanggan pascabayar atau bulanan akan mendapatkan diskon di bulan Januari ini akan dibayarkan pada bulan depan yang sama mendapatkan diskon 50 persen,” terang Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Marwan Sholeh, Minggu (19/1/2025).
Program stimulus ekonomi dari pemerintah pusat melalui PT PLN (Perusahaan Listrik Negara), kepada pelanggan PLN dalam bentuk diskon 50 persen selama dua bulan. Sehingga, pihaknya memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit.
“Alhamdulillah, untuk kondisi kelistrikan di Karimun aman saat ini. Mudah-mudahan mesin unit 1 PLTU Tanjung Balai Karimun, segera beroperasi pasca overhaul selama 1 bulan,” ungkapnya.
Sedangkan, program stimulus ekonomi diskon 50 persen bagi pelanggan PLN dimulai dari pelanggan 450 VA maksimal 720 jam atau setara 324 kWh dengan tarif listrik Rp415 per kWH x 324 kWH = Rp134.460.
Artinya, diskon maksimal Rp67 ribu per bulan. Kemudian, pelanggan 900 VA maksimal 720 jam atau setara 648 kWh dengan tarif listrik Rp1.352 per kWh x 648 kWh = Rp876.096. Artinya, diskon maksimal Rp438 ribu
per bulan.
Selanjutnya, pelanggan 1.300 VA maksimal 720 jam atau setara 936 kWh dengan tarif listrik Rp1.444,70 per kWh x 936 kWh = Rp1,35 juta. Artinya, diskon maksimal Rp676 ribu per bulan dan pelanggan 2.200 VA maksimal 720 jam atau 1.584 kWh dengan tarif listrik Rp1.444,70 per kWh x 1.584 kWh = Rp2,28 juta. Artinya, diskon maksimal Rp1,14 juta per bulan.
“Lumayanlah bang, tapi di bulan Maret nanti apakah ada kenaikan atau tidak per kWhnya. Apalagi, saya pelanggan paska bayar atau bayar bulanan was-was juga,” kata Ice salah satu pelanggan PLN di Karimun.(jms/rdi)





