
Ia menuturkan, mulai 18 Agustus 2020, pengerjaan pancang Ferry Terminal juga akan dimulai hingga bulan Desember 2020.
Kemudian, untuk pembangunan struktur dan desain Ferry Terminal, akan dimulai pada tahun 2021 yang disejalankan dengan pengerjaan pemancangan Mall.
“Setelah itu, kita mulai pemancangan Mall dibelakang Ferry Terminal, nantinya dua bangunan tersebut akan menyatu, dengan begitu penumpang keluar dari pelabuhan bisa langsung masuk Mall,” ucapnya.
Sambungnya, arsitektur pembangunan Karimun Gold Coast akan menggunakan nuansa melayu. Seperti untuk pasar tradisional, ruko dan pintu gerbang kawasan tersebut.
“Kita utamakan nuansa melayu, finishing nya nanti otentik dengan rumah adat melayu hingga bentuk tanjaknya,” ungkap Onnief.
Terakhir, mengenai situasi pandemi COVID-19, Onnief menyampaikan, hal itu tidak terlalu mempengaruhi pengerjaan proyek Karimun Gold Coast.
Hanya saja, guna menjaga kesehatan para tenaga kerja yang mayoritas dari warga lokal tersebut. Perusahaan mengurangi jam kerja dari biasanya.
“Masa pandemi ini, aktivitas kita tetap berjalan sesuai protokol kesehatan yang ketat, hanya jam kerja saja dikurangi,” tutupnya. (yra)






