
Karimun, JurnalTerkini.id – Pengerjaan proyek Karimun Gold Coast atau kawasan bandar baru di pesisir Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, terus berjalan meski di tengah pandemi COVID-19.
Proyek investasi yang memiliki peluang strategis dalam skala nasional di Karimun tersebut, dikerjakan oleh PT Jaya Annurya Karimun salah satu anak perusahaan dari Panbil Group.
Pengerjaan kawasan bandar baru yang telah lama dinanti oleh masyarakat Karimun itu, secara komulatif sudah mencapai 30 persen.
Hal tersebut disampaikan langsung Manajer Proyek PT Harapan Jaya Sentosa, Y Onnief Silalahi kepada jurnalterkini, beberapa hari lalu.
“Secara kumulatif pengerjaan Karimun Gold Coast sudah mencapai 30 persen,” ujar Onnief.
Onnief mengatakan, 30 persen pengerjaan tersebut meliputi pengerjaan jeti, terminal feri domestik dan internasional, serta pasar tradisional.
“Pengerjaan pertama kita adalah pengerjaan pancang jeti untuk Domestik dan Internasional yang sudah mencapai 50 persen dan ditargetkan akan selesai tahun 2021 awal,” katanya.
Setelah itu, Onnief menjelaskan, pengerjaan selanjutnya adalah pasar tradisional dan rumah toko (ruko) di kawasan tersebut.
“Pasar tradisional ini, pengerjaan pancangnya sudah selesai dan untuk struktur pasarnya akan dibangun tahun depan (2021), setelah itu juga akan dibangun ruko sebanyak 5 blok dengan 2 hingga 3 lantai,” jelasnya.





