
Karimun, JurnalTerkini.id – Komisi 2 DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar inspeksi mendadak (sidak) data penerima bantuan sosial COVID-19, Selasa (5/5/2020).
Komisi 2 sidak data penerima bansos COVID-19 ke Kantor Camat Meral Barat setelah menerima laporan dari masyarakat soal data penerima bansos yang kurang valid di kecamatan tersebut.
Sidak ini dipimpin Ketua Komisi 2 DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani didampingi sejumlah anggota Komisi 2.
“Kita ingin pastikan laporan itu, makanya kita ingin cek datanya,” kata Nyimas.
Namun demikian, pihak kecamatan ketika diminta soal data penerima bansos COVID-19, menyebutkan bahwa mereka belum memiliki data yang diminta.
“Bagaimana mungkin kecamatan tidak punya salinan data itu,” kata Nyimas Novi Ujiani.
Novi, panggilan sehari-hari Nyimas Novi Ujiani, mengatakan bahwa pihaknya juga menerima laporan dari masyarakat soal paket sembako yang dibagikan, kemasannya rusak dan sembakonya tidak layak konsumsi.
“Kita mendapat laporan ada beras yang sudah menggumpal. Inikan tidak layak, sementara yang disarankan oleh pemerintah adalah yang layak konsumsi,” katanya.
Klarifikasi laporan
Novi yang didampingi Sekretaris Komisi II, Aloysius menegaskan akan memanggil pihak Dinas Sosial Karimun untuk mengklarifikasi laporan tersebut.
Dia menyatakan akan memanggil Dinas Sosial untuk membahas persoalan bansos COVID-19. Dia juga berharap data penerima bansos COVID-19 tidak ada yang tidak valid.
“Data yang digunakan data yang mana. Ini perlu kita kawal sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran,” katanya.
Komisi 2, kata dia, memberikan perhatian serius terhadap pendistribusian bansos COVID-19, karena menyangkut hajat hidup orang di tengah pandemi COVID-19.
Diketahui, DPRD Karimun sepakat untuk mendukung dan mengawal pendistribusian bansos COVID-19 untuk membantu warga kurang mampu yang terdampak pandemi virus corona.
DPRD Karimun berharap penyaluran bansos itu dilakukan “by name by address” dan diawasi pendistribusiannya.
Sementara itu, seluruh anggota DPRD Karimun turun ke lapangan untuk membantu penanganan dan pencegahan COVID-19, seperti penyemprotan disinfektan, bagi masker dan vitamin dan lainnya. (rdi)





