Karimun, JurnalTerkini.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali merevisi penutupan sementara Pelabuhan Penyeberangan Roll on-Roll off (RoRo) Parit Rempak di Kecamatan Meral.
Semula kapal roro di pelabuhan tersebut berhenti beroperasi dari 14 September sampai 28 Desember 2024. Namun direvisi menjadi 30 September sampai 28 Desember 2024.
Revisi penghentian sementara operasional Pelabuhan Roro Parit Rempak tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dishub Karimun dengan nomor 500.11/656/DISHUB/2024.
“Setelah kita melakukan rapat kemarin, bersama instansi terkait. Maka, diputuskan kapal RoRo tetap beroperasi hingga akhir bulan September ini,” kata Plt kepala Dishub Karimun Syahimi Sulaiman di Tanjung Balai Karimun, Senin (16/9/2024).
Penundaan tersebut, kata dia, dilakukan dengan berbagai alasan dan pertimbangan dari instansi terkait. Sehingga tercapai kesepakatan pelabuhan roro tersebut masih beroperasi hingga akhir September 2024.
Selain itu, material pekerjaan dalam perbaikan jembatan Movable Brigde (MB) dan pekerjaan ruang mesin Enginering Movable Brigde (MB) serta pemasangan fender juga belum tiba di Karimun.
“Salah satunya itu, material sudah dua tahap masuk tinggal satu tahap lagi agar efektif waktu saja. Direncanakan, material sampai akhir bulan ini tiba semuanya. Sehingga, awal Oktober mendatang langsung dikerjakan,” ujarnya.
Namun, lanjut Syahimi lagi penutupan sementara mulai bulan Oktober, November hingga Desember mendatang tidak tertutup kemungkinan sebelum jadwal tersebut sudah selesai pekerjaannya. Artinya, tergantung progress pihak kontraktor dalam memasang alat tersebut.
“Insya Allah sebelum desember sudah selesai. Saat ini kita masih berkoordinasi dengan Perum Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Perum ASDP) yang sedang melalui survey lapangan untuk mencari alternatif,” tuturnya.
Sementara pantauan di lapangan, aktivitas di Pelabuhan RoRo Parit Rempak tetap normal. Baik itu calon penumpang yang berangkat maupun tiba menggunakan kapal RoRo. Mulai dari tujuan Tanjungpinang, Kundur, Sungai Pakning.
“Syukurlah bisa ditunda. Kebetulan, ada pesta keluarga di kampung. Lewat kapal RoRo hemat dan bisa lihat pemandangan daerah lain,” kata Wati, warga Karimun. (yra)





