Malaysia Tetap Eksplorasi Migas di Laut Tiongkok Selatan Meski Diprotes Beijing

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Tokyo, Jepang, 23 Mei 2024. (Foto: Franck Robichon/Pool via Reuters)
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Tokyo, Jepang, 23 Mei 2024. (Foto: Franck Robichon/Pool via Reuters)

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan pada Kamis (5/9/2024) bahwa negaranya tidak akan menghentikan eksplorasi minyak dan gas (migas) di Laut Tiongkok Selatan meskipun ada klaim dari Beijing bahwa Malaysia telah melakukan pelanggaran di wilayahnya.

Anwar mengatakan kegiatan eksplorasi Malaysia berada di dalam wilayahnya dan tidak dimaksudkan untuk memprovokasi atau bermusuhan dengan Tiongkok, yang memiliki hubungan persahabatan dengan Malaysia.

Bacaan Lainnya

“Tentu saja, kami harus beroperasi di perairan kami dan mengamankan keuntungan ekonomi, termasuk pengeboran minyak, di wilayah kami,” kata Anwar dalam konferensi pers yang disiarkan televisi di Vladivostok, Rusia, di mana dia sedang melakukan lawatan resmi.r area.”

“Kami tidak pernah menutup kemungkinan untuk berdiskusi (dengan Tiongkok). Namun bukan berarti kami harus menghentikan operasi di wilayah kami,” imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan pada Rabu (4/9/2024) bahwa pihaknya akan menyelidiki kebocoran nota diplomatik rahasia dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Dalam memo tersebut, yang dimuat oleh outlet berita Filipina, Beijing menegaskan bahwa eksplorasi minyak dan gas Malaysia di Laut Tiongkok Selatan melanggar wilayahnya.

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan, termasuk bagian dari zona ekonomi eksklusif (ZEE) sepanjang 200 mil laut di Filipina, Brunei, Malaysia, Taiwan, dan Vietnam. Tindakan Tiongkok itu mempersulit upaya eksplorasi energi oleh beberapa negara tersebut.

Total Views: 523

Pos terkait