Jaga Lingkungan
DBD di Karimun ratusan kasus, ini kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, dia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga lingkungan agar senantiasa bersih dan sehat.
Menurutnya, DBD bisa terjadi dimana saja, sehingga masyarakat diharap untuk bersama-sama mencegah terjangkitnya dari penyakit tersebut.
Langkah-langkah pencegahan itu seperti menguras tempat penampungan air satu kali seminggu. Hal itu dikarenakan siklus jentik-jentik untuk menjadi nyamuk membutuhkan waktu 10-14 hari.
Kemudian, masyarakat diharapkan untuk menabur abate lalu menutup tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air.
Apabila ada warga mengalami gejala DBD, bupati mengimbau segera menghubungi rumah sakit atau puskesmas agar mendapat penanganan dari tim medis.
“Dan kemudian apa bila terjangkit, kita bisa melakukan fogging agar tidak menyebar,” ucap Bupati Karimun kepada JurnalTerkini, Jumat pekan lalu. (yra)





