DBD di Karimun ratusan kasus, ini kata bupati

DBD di Karimun capai ratusan kasus, ini kata bupati. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (foto:yra)
DBD di Karimun capai ratusan kasus, ini kata bupati. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (foto:yra)
DBD di Karimun capai ratusan kasus, ini kata bupati. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (foto:yra)
DBD di Karimun capai ratusan kasus, ini kata bupati. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. (foto:yra)

Kita sudah edarkan surat edaran Bupati Karimun kepada tiap Kecamatan untuk bekerja sama dalam menghadapi kasus DBD ini

Karimun, JurnalTerkini.id – Belum usai kekhawatiran masyarakat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengenai mewabahnya COVID-19 atau virus corona.

Bacaan Lainnya

Kini, masyarakat semakin khawatir dengan adanya wabah Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi mengatakan, kasus warga yang terjangkit DBD di Kabupaten Karimun telah mencapai ratusan kasus.

“DBD tahun ini lumayan tinggi sampai 201 kasus, dimana 5 kecamatan yakni Meral, Meral Barat, Kundur, Karimun dan Tebing yang paling banyak warganya terjangkit,” ujar Rachmadi, Selasa(21/7/2020).

Rachmadi mengatakan saat ini pihaknya telah meminta setiap Puskesmas menggerakkan masyarakat untuk gotong royong melakukan 3M yaitu menguras bak mandi, menutup tempat air, dan mengubur barang bekas.

3M diketahui adalah cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.

Selain 3M, Dinas Kesehatan juga menyiapkan obat tabur yang difungsikan sebagai pembasmi telur dan jentik nyamuk atau abate.

Kemudian, setiap lokasi yang terdapat warganya terjangkit DBD. Pihaknya juga akan melakukan Fogging atau pengasapan guna membunuh nyamuk tersebut.

“Kita sudah edarkan surat edaran Bupati Karimun kepada tiap Kecamatan untuk bekerja sama dalam menghadapi kasus DBD ini,” katanya.

Total Views: 296

Pos terkait