Sementara itu, salah satu perwakilan panitia pemasangan bendera merah putih ini, Muhammad Naelul Urof menyampaikan, pembentangan bendera merah putih sepanjang 400 meter ini, berawal dari pemuda lincak yang biasa berkumpul-kumpul untuk ngopi. Dari situlah muncul ide untuk memperingati HUT RI yang ke-79 supaya menimbulkan kesan positif di warga dan akhirnya muncul ide untuk membuat bendera merah putih sepanjang Jalan Kyai Kurdi.
Proses perencanaan pemasangan bendera merah putih ini memakan waktu 6 bulan mulai dari bulan Januari, disitulah proses awal menjahit serta sekaligus sedikit-dikit pengumpulan dana dari warga hingga sampai terbentuknya bendera merah putih ini dengan panjang 400 meter dan lebar 3 meter.
Untuk Lokasi pemasangan bendera tersebut tepatnya berada di jalan KH. Kurtubi Rt 2 Rw 02, Rt 3 Rw 02, Rt 4 Rw 02,Rt 5 Rw 01, dipayungi bendera merah putih pada bagian atasnya.
“Pemasangan bendera raksasa tersebut dilakukan pada Rabu, 31 Juli 2024 malam dan sebelum dipasang, ratusan warga melakukan seremonial layaknya prosesi upacara bendera pada umumnya,” ungkap Naelul.
Anggaran pembuatan dan pemasangan bendera Merah Putih tersebut mencapai 25 juta, dan anggaran tersebut berasal dari Pemuda Lincak dan murni dari swadaya masyarakat sekitar.
Dia berharap untuk kedepannya supaya bisa lebih meriah lagi, nantinya bisa diberi hiasan di bentangan bendera dengan lampu-lampu lampion maupun hiasan lainnya atau mengadakan acara-acara yang bermanfaat lagi. “Intinya supaya warga Desa Kademangaran senantiasa dalam menyambut HUT RI ini semakin semangat,” imbuh Naelul. (adi)





