Wilayah Aglomerasi Jakarta Perlu Perkuat Kerja Sama Atasi Kemacetan dan Polusi

Tahun lalu Jakarta menduduki peringkat ke-30 dalam indeks Lalu Lintas Tom Tom, di mana peringkat 1 dianggap yang terburuk di antara 387 kota di 55 negara. (Dave Grunebaum/VOA)
Tahun lalu Jakarta menduduki peringkat ke-30 dalam indeks Lalu Lintas Tom Tom, di mana peringkat 1 dianggap yang terburuk di antara 387 kota di 55 negara. (Dave Grunebaum/VOA)

Gamal merujuk pada fakta bahwa banyak warga Jakarta mendapatkan air dari berbagai sumur ilegal yang menyedot air tanah, menjadi alasan utama mengapa kota ini sekarang tenggelam.

Pemerintah sedang membangun jaringan pipa untuk mengalirkan air bersih ke seluruh kota, namun Gamal mengatakan bahwa proyek tersebut membutuhkan waktu 30 tahun untuk menyelesaikannya.

Bacaan Lainnya

Dewan Aglomerasi

Pemerintah pusat sedang menyusun rencana untuk membentuk dewan Aglomerasi untuk Jakarta Raya untuk mengkoordinasikan semua pemerintah daerah dan lokal. Namun, Gamal mengatakan bahwa masih belum jelas apakah dewan ini akan memiliki wewenang yang diperlukan untuk bisa berhasil.

“Ini akan berhasil jika ada otoritas yang berada di atas pemerintah daerah, yang mendengarkan kebutuhan mereka dan mampu membuat rencana yang mengikat mereka.”

Sementara itu, orang-orang seperti Andika Hidayatullah mengatakan bahwa mereka hanya berharap pemerintah memikirkan dirinya. “Saya sudah muak dengan kemacetan dan udara yang buruk,” katanya. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 770

Pos terkait