Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Senin (24/6/2024) memperingatkan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant agar tidak membiarkan konflik dengan Hamas di Gaza meluas hingga mencakup Lebanon dan Hizbullah.
Blinken “menggarisbawahi pentingnya menghindari eskalasi konflik lebih lanjut dan mencapai resolusi diplomatik yang memungkinkan keluarga-keluarga Israel dan Lebanon untuk kembali ke rumah mereka,” menurut pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller.
Blinken juga mendesak Gallant agar mengambil lebih banyak langkah guna melindungi para pekerja bantuan di Gaza.
Menteri Pertahanan Israel itu akan bertemu dengan para pejabat AS lainnya selama kunjungannya ke Washington minggu ini, termasuk dengan Menteri Pertahanan Lloyd Austin.
Sebelumnya pada hari Senin, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan kepada para wartawan di Luksemburg bahwa risiko meluasnya perang di Timur Tengah semakin besar setiap harinya.
“Saya pikir, sayangnya, kita sedang berada di ambang perang yang semakin meluas,” kata Borrell.
Dia juga mengatakan gencatan senjata di Gaza sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi aliran bantuan kemanusiaan, dan mengatakan “pengiriman bantuan kemanusiaan di dalam Gaza menjadi tidak mungkin.”
Dermaga sementara yang dibangun untuk mengirimkan bantuan ke Gaza melalui jalur laut menghentikan pengiriman pada hari Senin karena “pemeliharaan terjadwal,” kata juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder kepada wartawan.





