Jakarta, Jurnal Terkini – Anggaran Pendidikan naik 19 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024, Fraksi PPP DPR RI mengusulkan agar guru ngaji dapat insentif.
Sebelumnya, anggaran untuk pendidikan berdasarkan APBN 2023 sebesar Rp 552,1 triliun, sedangkan tahun ini berdasarkan Rapat Paripurna DPR dan Nota Keuangan RAPBN 2024 untuk pendidikan naik 16 persen atau Rp 660,8 triliun.
Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi yang akrab disapa Awiek, dalam keterangannya mengatakan bahwa naiknya anggaran pendidikan tersebut seiring dengan penyediaan dana abadi.
“Terlebih, kenaikan ini juga diiringi dengan penyediaan Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp 15 triliun, termasuk Dana Abadi Pesantren sebesar Rp 2 triliun,” katanya.
Awiek, melanjutkan bahwa peran guru sangat peting dalam mencerdaskan anak bangsa, oleh karenanya, patut kiranya setiap guru mendapat apresiasi dari pemerintah.
“F-PPP DPR RI mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif kepada para guru ngaji melalui APBN 2024,” jelasnya.
Disamping itu, Awiek juga akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan pelatihan bagi guru ngaji dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Kami berharap dapat meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para guru ngaji sehingga mereka dapat memberikan pengajaran yang lebih baik kepada generasi muda,” tutupnya.
Mengingat selama ini, guru ngaji banyak yang tidak tersentuh oleh bantuan pemerintah. (*)






