“Bapak Presiden menekankan bahwa tidak seorang pun ingin melihat adanya eskalasi,” katanya kepada wartawan usai pertemuan.
“Posisi Tiongkok dan Indonesia sama dalam masalah ini dan Bapak Presiden juga menyampaikan keyakinannya bahwa Tiongkok juga akan menggunakan pengaruhnya untuk mencegah eskalasi.”
Menlu Wang dijadwalkan akan memimpin sesi Mekanisme Kerja Sama Dialog Tingkat Tinggi Tiongkok-Indonesia pada hari Jumat sebelum melakukan perjalanan ke Kamboja dan Papua Nugini.
Tiongkok adalah salah satu sumber investasi asing langsung terbesar di Indonesia dan telah menggelontorkan miliaran dolar untuk proyek-proyek di Tanah Air.
Kebijakan luar negeri Indonesia biasanya netral dan Indonesia menghadapi ketegangan diplomatik dalam hubungan antara Tiongkok dan AS, yang sedang kesal karena perdagangan, Ukraina, Timur Tengah, Taiwan, dan Laut Tiongkok Selatan.
Perusahaan-perusahaan Tiongkok telah menghabiskan banyak uang untuk mengekstraksi sumber daya alam Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sektor nikel di mana pengeluaran Beijing telah memicu keresahan mengenai gaji dan kondisi kerja.
Indonesia meresmikan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertama di Asia Tenggara tahun lalu, yang juga merupakan proyek bernilai miliaran dolar yang didukung oleh Beijing. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: M Sarih





