Komisi II DPR Minta Pembangunan IKN Tidak Gusur Warga Asli

Seorang petugas keamanan berjalan melewati papan informasi di titik nol ibu kota baru Indonesia, yang dikenal sebagai Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), di Sepaku, Kalimantan Timur, 8 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Seorang petugas keamanan berjalan melewati papan informasi di titik nol ibu kota baru Indonesia, yang dikenal sebagai Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), di Sepaku, Kalimantan Timur, 8 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

“Ini perlu dicermati benar-benar. Jadi kami (orang) Dayak itu jangan dimusnahkan. Saya ngomong terang-terangan ini. Tolong betul-betul dicermati. Kalau enclave, enclave,” ujar Cornelis.

Ditambahkannya, IKN adalah salah satu kawasan percontohan yang akan menarik perhatian seluruh warga, sehingga sedianya dibangun secara komprehensif.

Bacaan Lainnya

“Ini akan menjadi salah satu kawasan percontohan bagaimana kita memperlakukan saudara-saudara kita di lapangan. Saya nggak setuju kalau diencalve. Kok kayaknya mereka jadi tidak menyatu dengan yang lain, justru kami ingin mereka menjadi bagian dari yang lain,” tuturnya.

Otorita IKN pertengahan minggu lalu menegaskan tidak akan menggusur tanah masyarakat adat secara semena-mena.

“Kita utamakan dialog, komunikasi. Kita tidak akan menggusur secara semena-mena,” ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono setelah memimpin rapat koordinasi di dua tempat lain. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: M Sarih

Total Views: 698

Pos terkait