Tiga astronaut asal Amerika Serikat dan seorang kosmonaut Rusia lepas landas pada Minggu (3/3/2024) malam dari Florida menuju Stasiun Antariksa Internasional (ISS), di mana mereka akan tinggal selama kurang lebih enam bulan.
Peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang membawa mereka berlangsung pada pukul 22:53 waktu setempat pada Minggu dari Kennedy Space Center.
Peluncuran itu awalnya dijadwalkan pada hari Sabtu (2/3/2024) namun ditunda selama 24 jam karena cuaca yang tidak mendukung.
Kapsul yang akan membawa para awak itu diberi nama “Endeavour” dan ditempatkan di bagian atas roket. Kapsul itu telah digunakan pada empat misi sebelumnya yang diawaki oleh perusahaan Elon Musk.
Keempat penumpang kali ini merupakan anggota Crew-8, misi rotasi reguler kedelapan awak Amerika di ISS yang dilakukan SpaceX untuk NASA.
Michael Barratt, yang merupakan seorang dokter dari Amerika Serikat, adalah satu-satunya astronaut Crew-8 yang pernah mengunjungi laboratorium terbang itu.
Namun, perjalanan tersebut akan menjadi perjalanan luar angkasa pertama bagi dua orang Amerika lainnya – Matthew Dominick dan Jeanette Epps – serta kosmonaut Rusia Alexander Grebyonkin.
NASA dan badan antariksa Rusia, Roscosmos, yang bersama-sama mengoperasikan ISS, telah menyiapkan program pertukaran astronaut, masing-masing secara bergiliran mengangkut anggota awak dari negara lain.
Program tersebut tetap dipertahankan meskipun terjadi perang di Ukraina, dan ISS kini menjadi salah satu dari sedikit bidang kerja sama antara Washington dan Moskow.
Baca juga jurnal berita dunia berikut: SpaceX Raup Keuntungan di Indonesia Setelah Tiongkok Gagal Luncurkan Roket





