Kemhan Dilaporkan ke Bawaslu terkait Dugaan Penggunaan Fasilitas Negara

Prabowo Subianto dalam sebuah kunjungan ke daerah. (Instagram @Gerindra )

Mengaku Tak Sengaja, Kemhan Kenakan Teguran Keras pada Admin Medsos

Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen Edwin Adrian Sumantha mengatakan tagar itu muncul karena ketidaksengajaan administrator.

Bacaan Lainnya

“Terkait berita yang beredar tentang akun X Kemenhan yang muncul di tagar Prabowo-Gibran, perlu kami klarifikasi bahwa hal tersebut terjadi karena adanya ketidaksengajaan atau autotext dari admin Kemenhan dan kesalahan telah diperbaiki,” kata Edwin dalam keterangan tertulis.

Dia menggarisbawahi kementeriannya sedang melakukan evaluasi dan penekanan ulang kepada administrator untuk berhati-hati dalam proses publikasi. Sementara teguran keras dikenakan kepada pihak admin yang dinilai tidak hati-hati.

Edwin menegaskan bahwa semua pegawai Kemenhan menjunjung tinggi netralitas dalam Pemilu 2024 meskipun orang nomor satu di kementerian itu, Prabowo Subianto, ikut bertarung dalam pemilu presiden.

Bawaslu Masih Akan Kaji Laporan Pengaduan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengatakan masih akan mempelajari laporan dari Koalisi Pemilu Bersih. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu, Puadi mengatakan aparatur sipil negara harus jeli dalam berperilaku, terutama pada saat tahapan kampanye Pemilu 2024. Puadi menyebutkan mental birokrasi masih perlu dibenahi, seperti ASN harusnya loyal pada pelayanan publik dan kepentingan negara dibanding kan atasan atau aktor politik lokal.

“Netralitas ini adalah satu keharusan untuk menjaga proses pemilu yang demokratis, adil dan stabil,”ungkapnya.

Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengingatkan seluruh jajaran kementerian/lembaga serta TNI/Polri untuk menjaga komitmen netralitas di tengah kompetisi Pemilu 2024. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 648

Pos terkait