Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik

Orang-orang menonton layar televisi yang menayangkan siaran berita tentang uji coba rudal Korea Utara, di stasiun kereta api di Seoul pada 14 Januari 2024. (Foto: AFP)
Orang-orang menonton layar televisi yang menayangkan siaran berita tentang uji coba rudal Korea Utara, di stasiun kereta api di Seoul pada 14 Januari 2024. (Foto: AFP)

Pada Desember, negara tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah menguji rudal balistik antarbenua terbarunya untuk mengukur kekuatan perang kekuatan nuklirnya melawan yang mereka sebut sebagai ketidakramahan AS, ketika Washington dan sekutunya mulai mengoperasikan sistem berbagi data misil secara real-time.

Pasukan Korea Utara membawa senjata berat kembali ke Zona Demiliterisasi di sekitar perbatasan Utara-Selatan dan memulihkan pos penjaga yang telah dihancurkan oleh kedua negara. Hal itu dilakukan setelah Seoul menghentikan sebagian dari perjanjian militer 2018 antara kedua Korea sebagai protes atas peluncuran satelit mata-mata oleh Pyongyang.

Bacaan Lainnya

Korea Utara dan Korea Selatan tetap berada dalam keadaan teknis perang karena Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan dalam bentuk perjanjian perdamaian.

Sementara itu, Pyongyang justru semakin mempererat hubungan dengan Moskow. Menteri Luar Negeri Choe Son Hui akan mengunjungi Rusia dari Senin hingga Rabu atas undangan rekan sejawatnya Sergei Lavrov, demikian disampaikan oleh agensi berita Korea Utara KCNA pada Minggu. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 370

Pos terkait